untuk Pak. Dosen yang terhormat
di suatu tempat yang tak saya lihat
saya disini menulis ini untuk memberitahukan apa yang slama ini saya rasakan selama mengikuti perkuliahan bapak.
saya tahu bapak S2. saya tahu bapak orang seni. saya tahu bapak hebat. saya tahu bapak seorang profesional ahli. dan dari beberapa bulan ini saya tahu dan saya dapat menyimpulkan bahwa bapak tidak bisa menghargai apa yang telah kami lakukan untuk tugas tugas yang bapak berikan kepada kami.
kami muak pak. mendengar penolakan penolakan yang bapak lontarkan ketika bapak memeriksa tugas tugas kami.
kami muak pak. karena kami tidak pernah terlihat benar di mata bapak ketika kami selesai mengerjakan tugas dari bapak.
kami muak pak. terus - terusan menyembunyikan rasa sakit kami karena bapak tidak menghargai karya kami yang jauh dari sempurna.
kami sadar. bapak melatih mental kami untuk suatu saat nanti yang "mungkin" akan berguna di masa depan kami nanti.
kami sadar pak. bahwa bapak menginginkan yang terbaik yang dapat kami hasilkan menjadi sebuah karya yang luar biasa.
kami sadar pak. semuanya itu tidak lebih karena bapak ingin kami menjadi sesorang yang luar biasa nantinya.
tapi tahukan bapak ?
semua sikap yang selama ini bapak tunjukan itu adalah sebuah bentuk pemaksaan yang membuat jiwa jiwa kami terkurung dalam sebuah tekanan yang sangat amat.
tahukah bapak, jika selama ini kami seperti hidup disebuah kotak. kami tahu ada pintu keluar, kami tahu cara untuk keluar, tapi kami mencoba untuk bertahan dikotak itu. bertahan demi sebuah kata "KESUKSESAN"
terkadang saya menikamati.
terkadang saya senang berada didalamnya.
tapi disisi lain, saya stress pak.
bapak terlalu sering menuntuk kami menjadi sempurna.
bapak terlalu sering menuntut kami menghasil sebuah karya yang luar biasa.
kemampuan orang beda beda pak.
dear bapak dosen.
untuk dua tugas yang terkahir ini.
bisakah bapak melembutkan hati bapak untuk mengahargai saya, menghargai teman teman saya.
menghargai KAMI tepatnya.
saya tahu, semua karya saya jaaaaaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhh dari kata sempurna.
tapi saya sudah mencoba untuk menghasilkan yang terbaik dari yang saya bisa.
saya sudah mencoba. mencoba seserius mungkin untuk mengerjakan semua tugas yang bapak berikan.
saya mohon, untuk yang terakhir kalinya pak.
hargai karya saya. hargai setiap usaha saya.
saya tahu saya paling bebal di kelas.
saya sering mendelay tugas saya.
sekali lagi saya mohon pak.
hargai saya. hargai karya saya........ :"(
sincerly
IFP


Tidak ada komentar:
Posting Komentar