tapi gue lagi pengen nulis.
sorry ya cups. malem ini lagi gak kepengen nulis tentang lo. :)
kalo lagi dijalan. banyak banget yang pengen gue tuangin kesini.
tapi setelah nyalain laptop. dan mencoba untuk memulai nulis. semuanya buyar.
kalo udah kaya gitu.
gue hanya membiarkan otak dan jari jari gue berkonspirasi untuk mulai menyusun satu, dua patah kata yang akan berkembang menjadi kalimat kemudian berkembang lagi menjadi sebuah paragraf yang akan membentuk sebuah cerita.
cerita semuanya.
cerita tentang gue yang sedang mengagumi seseorang.
cerita tentang mereka yang membuat gue gusar.
cerita tentang kalian yang menyenangkan.
cerita tentang masa depan yang kian menggelikan.
cerita tentang apapun.
dan gue merenung.
merenung tentang apapun juga.
terkadang ditengah renungan atau lebih tepatnya lamunan itu muncul beberapa masalah yang pernah hadir, sedang dan akan hadir. - kalo akan, gue ga bisa nebak. hanya bisa membayangkan saja-
mereka yang pernah hadir punya kenangan tersendiri buat gue.
mereka banyak ngajarin gue tentang apapun.
tentang mimpi - mimpi yang terbunuh dan harapan - harapan yang terbuang.
tentang cinta -ahhh gue terlalu cemen untuk membicarakan tentang cinta disini-
tentang perasaan yang mereka bunuh sebelum semua perasaan itu tumbuh dan berkembang.
tentang sikap - sikap menjijikan gue.
tentang gen laknat yang orang tua gue turunkan. -seperti sifat tidak sabar dan beberapa sifat yang, ahhh sudahlah-
tentang mereka yang menyakiti dan menguliti semua kepercayaan gue.
tentang pelajaran hidup yang membawa gue pada keputusuan untuk memilih maju atau terkurung dan semakin terkunci bersama gen - gen laknat itu.
tentang kesakitan dan kenikmatan yang timbul secara bersamaan.
tentang semua perasaan yang Tuhan ciptakan. Tuhan kirim. dan ga sedikit dari perasaan yang Tuhan kirim, Tuhan juga melarangnya.
*terimakasih buat kalian. kalian harus tau, gue kangen kalian. orang-orang yang Tuhan kirim untuk menguji gue.
mereka yang sedang hadir menimbulkan kisah yang berbeda.
gue nemuin karakter yang berbeda semenjak gue kuliah.
terimakasih buat kalian yang sekarang yang sedang hadir dan singgah di hidup gue yang terlampau biasa saja.
terimakasih. karena karakter kalian ngajarin gue dalam banyak hal.
termasuk sifat egois yang sudah pernah gue rasakan dahulu. kalo ngomongin egois, udah puas gue dulu ngerasain. cukup. capek. udah bukan jamannya lagi buat gue egois - egoisan.
terimakasih juga karna sudah menaruh kepercayaan kepada gue.
sampe kadang - kadang gue bingung. disaat semua cerita tentang masalahnya ke gue. gue musti cerita sama siapa ?
yang punya masalahkan bukan cuma kalian. gue juga. gue bukan periiiiiii.
tapi ya sudahlah.
gue percaya Tuhan kok. * ehh tapi apa Tuhan percaya gue yaa ? :(
terimakasih juga buat yang sedang mengajarkan kesakitan yang sedang berlangsung ini.
terimaksih banyak.
kalian the best. -ga mungkin gue sebutin satu satu-
buat masa depan gue..
gue siap menghadapi kalian!
:)
love
Mbem :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar