Jumat, 14 Desember 2012

Pasukan itik - itik di Gedung Biru


Pagi itu di kota Cilelius...

hari itu putu dan bagong tiba lebih awal di kota itu. ada urusan penting yang mengharuskan putu datang lebih awal.

belum. meraka belum memutuskan untuk benar - benar masuk ke Gedung Biru. mereka masih dengan sabar menunggu informasi yang ucup terima dari teman mereka yang telah berada di dalam sebelumnya. 

tak lama dari itu akhirnya ucup memberikan informasi yang putu dan bagong tunggu dari teman - teman mereka.

dan kemudian meraka memutuskan untuk masuk.
tepat disaat bagong akan jalan, Odiikolius dengan vespa kuning nya lewat. ah ah dia benar - benar sexi hari itu. putu suka. suka sekali. perawakan dia yang kurus. pembawaan dia yang santai. terlihat biasa saja tapi putu tau, dia jauh lebih dari itu. lebih dari sekedar lelaki pendiam yang tak mengeluarkan kepulan asap dari bibirnya yang tipis. lebih dari sekedar lelaki yang tak ikut bermain domino di bawah payung - payung merah di gedung biru. putu suka dan putu mengaguminya. tipe lelaki pemikir. jelas pemikir. lihat saja perawakannya yang tinggi dan kurus itu. tahi lalatnya yang sexi. bentuk wajah yang segilima, menggambarkan akan sosok yang berkarakter kuat. :) - oke. cukup tentang odiikoliusnya - 

putu dan odii melewati pos penjaga berbarengan. ah ahhhh. 
sampai akhirnya meraka harus terpisah. odii berjalan menghampiri beberapa kawannya di payung merah. dan putu menghampiri beberapa kawannya di gedung biru. 

pagi yang menyenangkan dimulai dari hal kecil yang indah. 
terimakasih semesta akan kejutan yang menyenangkan itu. 

putu dan odii memiliki kisah yang berbeda setelah mereka terpisah. 
odiikolius dengan kegiatan di bawah payung merah. 
dan putu, bersama beberapa temannya berdiskusi tentang " kenapa di Indonesia ada alay dan di luar negri ga ada ?" 

***

sore hari - masih - di Cilelius ( tepatnya di gedung biru ) 

masih di hari yang sama di sore hari.
diruangan berbetuk segi empat ber ac odii dan putu bertemu untuk mendapatkan pelajaran yang sama.
hanya beberapa jam saja tapi dinginnya merasuk ke tulang. 
tatapan demi tatapan yang diam saling bertemu dalam ruangan yang semakin beku.
ada sesuatu yang tergambar namun sulit dieksekusi antara mereka. 
sesuatu yang entah apa namanya, namun nyata. ia ada, namun sulit di cerna. 

terlihat jelas dari dalam ruangan segi empat itu. kerajaan awan hitam menguasai Cilelius sore itu.
jangan. jangan sampe Ratu Bondilius mengirim pasukan itik - itiknya.
tapi harapan putu pudar ketika keluar ruangan segi empat itu sudah mendapati pasukan itik - itik menari liar di halaman gedung biru yang luas.

astagaaaaaaa !! selalu. selalu mengirim pasukan itik - itik disaat yang gak tepat. 

karena odii dan putu akan menuju tempat yang sama. - salah satu ruangan di gedung biru -. maka, mereka memutuskan untuk melawan pasukan itik - itik bersama. 

dengan kekuatan yang tak kasat mata. kekuatan yang hanya timbul di dalam hati. kekuatan yang entah kapan hadirnya. kekuatan yang diam - diam mereka sembunyikan. meraka melawan pasukan itik - itik. 

melawan dengan cara yang lebih halus dari perlawanan - perlawanan putu sebelumnya.
melawan pasukan itik - itik bersama odiikolius. 
melawan pasukan kerajaan musuh yang entah kenapa yang putu rasakan kali ini adalah menyenangkan. 
karena melawan bersama itu lebih mudah. 

akhirnya mereka mampu melawan pasukan itik - itik yang semakin bertambah dan rusuh. 

" senang rasanya bisa melawan pasukan itik - itik bersama dirimu odiikolius " 

***


love

futary :* 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar